Monday, July 30, 2007

balada seorang komuter #2

Setelah baru saja tingkat ke"parno"an gw naik bus non transjakarta mulai berkurang... Gw langsung disuguhi lakon gerombolan pencopet in action, gak tanggung-tanggung dua kali dalam dua minggu ini.

yup dulu biasanya gw naik bus dengan memeluk tas erat-erat dan menatap curiga siapa aja yang naik atau duduk di dekat gw, lalu setelah sering naik patas ke kantor dan tak ada kejadian2 aneh, gw mulai merasa nyaman dan bisa lebih santai.. tapi masa-masa itu telah berlalu... hiks

Entah kenapa tampaknya bis yang gw tumpangi menuju kantor sedang digandrungi gerombolan pencopet.. baru dua minggu yang lalu gw menyaksikan lima orang pencopet beraksi.. eh tadi pagi ada lagi (yang gw liat kali ini cuma tiga, mungkin yang dua ada di belakang). Keduanya gerombolan yang sama, gw lumayan hapal sama tampang salah satu anggotanya. Tapi kali ini mereka ga terlalu sukses.. karena kondektur & supirnya lumayan tegas dan ga jemu memberi peringatan terhadap penumpang yang mau turun. Alhasil mereka turun dengan mengomel-ngomel. Gw juga kena umpatan kasar dan pelototan galak salah satu pencopet. Gara-gara gw memberitahu penumpang sebelahku untuk waspada.. dan dengan cuek menunjuk mereka saat ditanya "mana copetnya?" :P

Kalo ditanya ciri-cirinya, memang sukar dibedakan dengan bapak2 penumpang pada umumnya, karena mereka juga memakai baju yang rapih (kemeja+celana kain) seperti orang2 kantoran. Tapi dari beberapa kali "perjumpaan" gw dengan mereka, bisa disimpulkan beberapa ciri-ciri yang membedakan pencopet dari penumpang biasa:

- Membawa/memakai jaket yang kemudian akan disampirkan di lengan, untuk menutupi tangan yang akan merogoh tas korban.
- Memilih tetap berdiri meskipun ada tempat duduk nganggur.
- Berdiri di dekat pintu seolah-olah hendak turun, tapi gak turun-turun.


Biasanya korban yang diincar adalah penumpang yang akan turun. So lebih baik tambahkan kewaspadaan Anda menjelang turun dari angkutan umum, apalagi kalo ada orang yang nempel2 di belakang Anda.. hiiiii.

kembali ke.. paranoid mode *sigh*