Sunday, December 06, 2015

Things I learned

I learned that it's ok not to finished a book or a movie if you don't like it. I don't owe anyone to finish it.

Sunday, July 08, 2012

Test

Hi there,
Adakah yang masih mampir ke blog ini? Kalau tak ada, ndak apa-apa juga sih. Lagipula biasanya orang lebih jujur bercerita di blog jika merasa gak ada yang baca juga kan :)

So, how are you? How's life? I hope all is well.

Me? Unfortunately, mine is not as well as i hope it'd be. But that's another story. I probably should write more. Hell, I should probably doing anything more. At this time, I hardly doing anything i love anymore. I rarely read mangas, watch Animes, read books, draw, even eat :( Taking pictures is the only thing I still doing, thanks to camera phone and Instagram. I guess it's time to take my life back, one step at a time.

Thursday, January 07, 2010

kangen menulis blog

Selamat tahun baru 2010 everyone.. (everyone= pembaca blogku yang ga nyampe 10 orang hehehehheeh)

Saturday, February 07, 2009

Film-film P. Ramlee di sensor?

Semalam gw sempat hadir di pembukaan pameran dalam rangka Jakarta Biennale XIII 2009 di Galeri Nasional. Banyak karya2 yang menarik. Ada satu karya yang membuat gw tersenyum. Sebuah video instalation karya Ming Hong dari Singapura menarik perhatian gw dengan karya yang berjudul Four Malay Stories. Dalam karyanya Ming Hong menggambarkan beberapa adegan dari film2 legendaris P. Ramlee yang tokoh2nya diperankan sendiri olehnya, luar biasa.

Bagi gw sempat yang tumbuh besar dengan menonton saluran2 TV melalui parabola, film2 P. Ramlee yang ditayangkan di TV2 Malaysia bukan sesuatu yang asing. Yang membuat gw kaget adalah, ketika membaca katalog yang menjelaskan karya ini lebih lanjut diceritakan bahwa kini film2 P. Ramlee (sekitar 60 buah film sejak 1950--1970-an) telah disensor oleh pihak berwenang Malaysia karena ada adegan-adegan orang berciuman, berselingkuh, telanjang, korupsi, minum-minum, merokok, berjudi, dsb. WOW... gw jadi kehilangan kata-kata. Buat yang sudah pernah menonton film2nya P. Ramlee pasti bakal terheran-heran, bagaimana bisa "adegan seronok" ala tahun jebot bisa ga lolos sensor.. yang jika dibandingkan dengan adegan2 di sinetron masa kini ga ada apa2nya...

You know what i think.. Malaysia ga asyik banget dan semoga Indonesia ga latah jadi seperti itu.


Btw, go see the exhibition!
it's awesome.

Thursday, October 23, 2008

ICARO

Icaro v01  front
Ga sengaja nemu komik ciamik (huhu it's rhyme) waktu lagi browsing2 nyari majalah dan ebooks gratisan.
Komik yang hanya berjumlah dua volume ini adalah hasil karya legenda komik Perancis, Moebius (cerita) & komikus jepang, Jiro Taniguchi (gambar).

Bercerita tentang Icaro, seorang anak yang memiliki kemampuan seperti Nathan Petrelli dari serial Heroes yaitu terbang. Bedanya dengan Mr. Petrelli yang baru menyadari kekuatannya saat sudah dewasa Icaro langsung bisa melayang-layang di udara sejak dilahirkan. Sayangnya kekuatannya yang luar biasa ini membuatnya kehilangan kemerdekaannya. Seorang petinggi militer tertarik untuk menyelidiki dan membuat Icaro menjadi "senjata rahasia" miliknya sehingga selama kurun waktu 20 tahun Icaro terkurung menjadi sebuah objek riset di dalam laboratorium. Suatu peristiwa penting terjadi dan memicu Icaro untuk memperjuangkan kemerdekaannya.

Membaca komik ini mata dimanjakan dengan gambar-gambar cantik dan penuh detail karya Taniguchi.
Icaro v01 052

Cakep dah pokoknya. ;)

Thursday, August 28, 2008

foot steps on the roof

Ini adalah kisah semi horor. Kadangkala di malam hari ketika semua orang sudah tertidur dan suasana telah sunyi terdengar suara langkah-langkah kaki di atap genting di luar jendela kamarku di lantai dua. Setelah beberapa waktu, gw belajar mengidentifikasi siapa pemilik langkah-langkah itu. Jika langkahnya cepat, ringan dan pendek-pendek dapat dipastikan itu adalah tikus. Bila bunyi langkahnya perlahan, ringan dan penuh perhitungan itu artinya kucing yang sedang melintas.

Suatu kali saat menjelang tidur gw dikagetkan pada bunyi langkah yang sama sekali baru. langkah-langkahnya perlahan, berat, dan mantap, terlalu berat untuk seekor kucing apalagi untuk seekor tikus. Selain itu langkah kaki itu diikuti dengan munculnya sekelebat bau wangi. Daya khayal gw langsung bekerja, jangan-jangan itu adalah suara langkah-langkah pencuri, atau lebih mengerikan lagi suara makhluk jadi-jadian. Gara-gara pikiran itu perasaan takut dan waspada muncul hingga rasa kantukpun hilang. Lampu kamar yang tadinya sudah dimatikan kembali gw nyalakan. Untungnya karena hari sudah larut malam, beberapa waktu kemudian rasa kantuklah yang menang dan membuat gw tidak peduli dengan suara-suara dari atap di sebelah kamarku.

Misteri langkah-langkah kaki itu terpecahkan tak disengaja. Waktu itu sudah lewat jam 9:00 malam, gw sedang duduk di teras rumah, tiba-tiba rumpun kemuning di taman bergerak-gerak lalu muncul dua ekor musang... berlari cepat melintasi rumput, lalu dengan sigap memanjat pohon mangga dan berkejar-kejaran di atap rumah. Setelah kedua musang itu melintas tercium bau wangi pandan. Ooooohhh... ternyata selama ini langkah-langkah kaki mencurigakan itu berasal dari musang yang mondar-mandir di atap rumah. Pengetahuan ini membuatku merasa lega, selain itu rasanya cukup menakjubkan membayangkan di Jakarta yang penuh beton ini masih ada musang yang berkeliaran. Dan akhirnya gw mengerti kenapa ada yang menyebut musang dengan julukan "musang pandan".

Gimana, ga terlalu horor kan? :P