Monday, August 22, 2005

Meet Patrick the Liger

Liger4

Sekilas tampak seperti seekor singa biasa, tetapi kalo diperhatikan baik-baik kita akan melihat sekilas loreng-loreng khas harimau pada tubuhnya. Tentu saja karena Liger adalah perpaduan antara lion dan tiger. Nope, ini bukan lelucon bikinan seorang master digital imaging yang kesepian, tetapi benar-benar ada di dunia. Setidaknya dalam penangkaran, sebab di alam bebas, hibrida antar spesies hampir tak mungkin terjadi, apalagi terhadap singa yang tinggal di Afrika dan harimau yang tinggal di Asia. Untung saja gw satu spesies dengan Orlando Bloom jadi kemungkinan masih ada walaupun ada hambatan geografis hahaha.. apaan siiih..[maaf ngelantur.. ^_^].

patrick
Perkenalkan ini adalah Patrick, seekor Liger blasteran dari seekor singa jantan dan seekor harimau betina. Patrick tinggal di Shamballa Preserve, California dan sedang menikmati masa jayanya sebagai seekor Liger. Liger mendapat perhatian lumayan banyak setelah disebut-sebut dalam film Napoleon Dynamite.

what's next? mungkin sagori (sapi+gorila), kamcoa (kambing+kecoa) hahaha.. ga mungkin banget!!!

Thursday, August 18, 2005

Flona 2005

Flona 2005

menyenangkan looh.. yang belum nonton silakan ke Lapangan Banteng, pamerannya masih ada sampai tanggal 29 Agustus (kalo ga salah..heheh)

Wednesday, August 03, 2005

Video Killed the Radio Star

Masih ingat sandiwara radio Saur Sepuh? Waktu gw kecil semua orang sepertinya mengikuti sepak terjang Prabu Brama Kumbara di kerajaan Madangkara lewat radio. Di radio suara Brama Kumbara terdengar sangat merdu dan berwibawa sehingga otomatis kita pun akan membayangkan seorang raja gagah tampan bertubuh six pack. Padahal kenyataannya pengisi suara tokoh Brama Kumbara yaitu Ferry Fadli sama sekali tak bertubuh gagah, melainkan ceking sehingga walaupun ia memelihara kumis [mungkin ini adalah his last effort untuk terlihat berwibawa.. hehe] tetap tidak akan mampu mewakili sosok raja Madangkara dalam benak pendengarnya.

..tapi ini bukan cerita tentang pasang surut sebuah sandiwara radio. cerita diatas cuma pembuka dari kejadian tadi pagi. Yup, gw bertemu dengan pengisi suara sang Prabu Madangkara yang sudah menjelma menjadi Oom-Oom ketika gw membeli kue Leker di Theresia. Yang membedakannya dari Oom-Oom pada umumnya adalah seperti pada masa jayanya dulu dia tetap memakai ikat kepala kain [seperti yang dipakai orang Bali, tetapi lebih kecil]. Saat ia membeli kue Leker secara tidak sadar gw berkonsentrasi mendengarkan suaranya di antara keributan jalanan dan mencoba mencari suara berwibawa tokoh Brama Kumbara.. hehehehe.. sayangnya dia berbicara terlalu pelan, dan gak sopan doong kalo tiba-tiba gw minta "Oom Ferry, bisa ga teriak...AJIAN SERAT JIWAAAAAAA!"