Sunday, June 17, 2007

balada seorang komuter #1

Masa-masa bahagia gw berangkat kantor hanya dengan jalan kaki lima menit telah usai. Kantor gw yang baru terletak di daerah Arteri Pondok Indah, tepatnya di Jl. Praja 2. Meski sudah pindah kantor gw tetap setia untuk tetap kost di Menteng :D.. Why?? Bukankah kost itu intinya biar loe tinggal dekat dengan kantor/kampus? Mungkin pertanyaan itu terlintas di benak Anda. Tapi gw sudah terlalu cinta tinggal di rumah Opa dan sudah terlalu terbiasa dengan semua kenyamanannya sehingga penderitaan harus menunggu bis yang kadang-kadang baru muncul setelah 30 menit berdiri menunggu pun masih bisa kutanggung.

So.. untuk menyemarakkan blog gw yang dah mulai basi karena tak kunjung di-update ini maka gw berencana menuliskan pengalaman gw menjadi seorang komuter. Mudah-mudahan bisa jadi tulisan yang rutin bisa gw posting sebelum gw terserang virus malas lagi hehehe..

Here we go..


Setelah beberapa lamanya ga pernah naik bis kecuali Transjakarta ternyata dunia ngamen di Jakarta telah semakin berkembang :D Hal ini gw ketahui setelah kurang lebih tiga bulan menjadi pelanggan bis PPD jurusan Rawa Mangun-Lebak Bulus. Sekarang pengamen tidak hanya monopoli pemuda-pemuda tanggung yang menyanyikan lagu terbaru band-band yang sedang ngetop, atau anak kecil menyanyikan lagu rohani atau lagu Surabaya karangan Franky Sahilatua yang sudah dimodifikasi.. (liriknya: berjalan di lorong pertokoan, di Surabaya yang panjaaaaaang..... hahahhahahah please deehh kacang kali panjang :D)

Dalam waktu yang belum terlalu lama gw sudah menjumpai Pengamen dengan harmonika yang menyenandungkan lagu-lagu anak-anak jaman baheula, pengamen super ramah yang banyak fans-nya dengan instrumen biola yang memainkan lagunya Celine Dion (berhasil membuat gw mengerenyit setiap masuk nada2 tinggi...), pengamen dengan suara yang ga terlau kencang tapi ga kunjung selesai walaupun sudah lima lagu (jangan-jangan dia cuma nebeng naik bis biar ga usah bayar), pengamen baca puisi, pengamen mbak2 bersuara indah tapi ga bakal ngetop di TV kalo di radio masih mungkin.. (you know what i mean..), dan yang paling gress adalah pengamen Lenong.. ini aneh bangettt asli, terdiri dari dua orang pria yang memerankan sebuah lakon lenong betawi. Sayangnya saat itu gw duduk di bagian depan sehingga ga bisa melihat dengan jelas para pemerannya (sesungguhnya gw ga terlalu yakin kalo mereka terdiri dari dua orang hehe.. karena gw gengsi mau nengok hehe...).

Sedikit banyak gw masih ingat cerita yang dibawakan pengamen lenong tersebut. Berkisah tentang seorang juragan yang memarahi anak buahnya (kenapa sih lenong itu hobi banget marah-marah) karena ia mendapat laporan pembantunya itu kedapaten mengintip pembantu perempuan yang lagi mandi... halah.. ga penting bgt ceritanya ya ;D

how 'bout you? Atraksi pengamen paling aneh apa yang pernah loe saksikan?

1 Comments:

At 6:28 PM, Blogger dimas said...

wah....msh kalah kamu...
dulu aku waktu awal2 di jakarta, nemu pengamen, bapak2, ga terlalu tua, pasang muka plongo, bawa suling (yg jmn kita sd, yg bisa dipisah 3, nyanyi sambil diketuk2in itu suling...duh...aneh deh...

 

Post a Comment

<< Home